Home » Berita » Yamaha ‘Lempar’ 37.720 Unit Motor ke Luar Negeri

Yamaha ‘Lempar’ 37.720 Unit Motor ke Luar Negeri

Jakarta – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengklaim menguasai pasar ekspor. Ekspor Yamaha Indonesia mengaku jika mereka telah mengirimkan sepeda motor sejumlah 37.720 unit selama Januari ini.

Angka tersebut juga berkontribusi sekitar 56,3 persen pasar sepeda motor ekspor. Selain itu, jumlah ini dinilai tumbuh sebesar 63,8 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

ekspor Yamaha
Yamaha Xabre (Foto: Yamaha)

Faktor ekonomi dinilai menjadi faktor utama kenaikan ekspor Yamaha. “Hal ini disebabkan beberapa faktor yakni karena perbaikan dan pertumbuhan ekonomi di negara-negara tujuan ekspor. Selain itu, kebutuhan akan kendaraan roda dua juga terus meningkat,” kata Antonius Widiantoro, Public Relation Department PT YIMM.

Ia mengaku jika kualitas dan desain yang dibuat oleh Yamaha Indonesia tak perlu diragukan lagi. Produk dan kualitas dari Yamaha Indonesia ini dinilai sudah diakui oleh berbagai negara yang ada di Dunia.

Hebat di Luar Negeri, Anjlok di Dalam Negeri

Kendati mengklaim jika menjadi produsen sepeda motor terbanyak yang melakukan ekspor, tetapi Yamaha justru anjlok di dalam negeri. Berdasarkan data Asosiasi Sepedamotor Indonesia (AISI), Yamaha anjlok dalam penjualan dalam negeri.

Yamaha hanya berhasil menjual sepeda motor di angka 110.110 unit atau turun hingga 10 persen di tahun lalu. Kendati mengalami penurunan, ada beberapa model dari Yamaha yang menjadi idola seperti Yamaha NMax, New Soul GT, MX King dan R25.

Ekspor Yamaha R25
Yamaha R25 di Malaysia juga di recall. Foto/Gilamotor

Di bawah Yamaha, menyusul Honda dengan angka ekspor mencapai 17.300 unit atau menguasai 25,8 persen. Di posisi ketiga diisi oleh Suzuki dengan 5.517 unit (8,2 persen), Kawasaki dengan 2.926 unit (4,4 persen), dan TVS dengan angka ekspor mencapai 3.553 unit (5,3 persen).

Seluruh angka ekspor ini merupakan angka yang di dapat dari completely built up (CBU) dan completely knock down (CKD). Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala pun menambahkan jika hal tersebut merupakan memang tren di awal tahun.

“Pada awal tahun biasanya ekspor meningkat karena NIK tahun baru. Selain itu, iklim ekonomi Indonesia yang stabil juga berpengaruh kepada ekspor termasuk penjualan. Negara-negara Asean, Eropa dan Amerika Latin masih menjadi negara utama tujuan ekspor sepeda motor dari Indonesia,” kata Sigit.

Previous post
Lebih Dekat Dengan New Triumph Scrambler 1200 XE Seharga Mobil
Mall to Mall Exhibition Piaggio Indonesia
Next post
Piaggio Mulai Sasar Konsumen Jakarta Barat