HomeBeritaPemerintah Indonesia Terus Memacu Laju Industri Otomotif

Pemerintah Indonesia Terus Memacu Laju Industri Otomotif

Industri otomotif
Traga menjadi mobil komersial Isuzu yang diekspor ke Filipina. (Foto: Carmudi/Rizen)

Jakarta – Industri otomotif merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian Indonesia secara nasional.

Oleh karena itu, pemerintah terus memacu industri otomotif  dengan berbagai kebijakan dan stimulus guna membangkitkan kembali gairah usaha para produsen kendaraan bermotor.

“Industri otomotif merupakan satu dari tujuh sektor yang mendapat prioritas pengembangan dalam implementasi industri 4.0. Hal ini sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0,” ungkap Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan resminya, Selasa, (20/10/2020).

Menperin menyebutkan, pihaknya akan terus menggali potensi pengembangan industri otomotif. Terlebih Indonesia merupakan satu dari sembilan negara di ASEAN yang menjadi pasar terbesar kendaraan bermotor dengan kontribusi 32 persen.

“Pada 2019, lebih dari satu juta kendaraan dijual di dalam negeri, dan 300.000 telah diekspor ke seluruh dunia,” ungkapnya.

Bahkan, keunggulan produk otomotif yang dibuat oleh pabrikan di Indonesia telah diakui hingga kancah global. Hal ini tercermin dari capaian Indonesia yang menjadi negara eksportir kendaraan Completely Built Up (CBU) ke lebih dari 80 negara tujuan.

Lima negara tujuan utama tersebut di antaranya, yaitu Filipina, Saudi Arabia, Jepang, Meksiko, dan Vietnam.

Industri otomotif
Honda BeAT jadi salah satu produk ekspor industri otomotif Indonesia yang laris (Foto: AHM)

Agus menambahkan, penjualan kendaraan roda empat atau lebih pada Juli lalu menembus angka 25.200 unit atau naik 100 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

“Penjualan Agustus mencapai 37.200 unit atau naik 47 persen dari bulan Juli,” sebutnya.

Sementara itu, produksi kendaraan bermotor roda empat sepanjang 2019 mencapai 1,28 juta unit. Sedangkan industri kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga pada 2019 mencapai 7,29 juta unit.

“Sebanyak 810.000 unit untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor,” papar Menperin Agus.

Industri Modifikasi Kendaraan Meningkatkan Penjualan Otomotif Indonesia

Akhir-akhir ini industri modifikasi kendaraan bermotor semakin tumbuh dan berkembang dan berdampak langsung pada peningkatan penjualan otomotif secara nasional.

Beberapa indikator perkembangan industri modifikasi kendaraan ditandai dengan munculnya beberapa event nasional, seperti Indonesia Modification Expo (IMX) 2020.

Industri Otomotif
Deretan mobil Ayla peserta modifikasi Daihatsu Dress Up Challenge 2020 (Foto: Daihatsu)

“Kemajuan industri modifikasi telah meningkatkan daya saing produk-produk dalam negeri. Selain itu, seiring dengan perkembangan industri otomotif, perkembangan industri jasa aftermarket juga kian berkembang positif,” ungkap Menperin.

Menperin Agus menambahkan, beberapa produk anak bangsa telah mampu bersaing secara internasional.

 

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Baca Juga: Menkeu Menolak Usulan Pajak Mobil Baru 0 Persen

ACC auto Fair
Previous post
Cara Over Kredit Mobil Bekas yang Sah Secara Hukum
Next post
Daripada Beli Baru, Harga Toyota Avanza 2019 Patut Dilirik