Sepeda motor

Skutik Petualang, Pilih Yamaha Xride 125 atau Suzuki Nex Crossover?

Jakarta – Yamaha Xride 125 dan Suzuki Nex Crossover hadir dengan konsep sedikit berbeda dari skuter matik (skutik) pada umumnya. Menggunakan desain ala motocross, keduanya menjadi opsi skutik petualang yang tersedia bagi konsumen saat ini.

Suzuki Nex Crossover

Suzuki Nex Crossover Solid Black (Foto: SIS)

Selama ini skutik banyak dipilih lantaran menawarkan kemudahan dalam berkendara. Pada awalnya kendaraan semacam ini lebih dipromosikan sebagai penunjang mobilitas untuk daerah perkotaan.

Tapi, seiring berjalannya waktu pabrikan menawarkan variasi produk dengan pendekatan yang lebih tangguh.

Dari situ lahirlah skutik petualang. Contoh terbarunya adalah Suzuki Nex Crossover yang resmi diperkenalkan pada November 2020.

Menggunakan basis Suzuki Nex II, pabrikan melakukan perubahan yang cukup tepat. Misalnya lewat penggunaan ban dual purpose.

Hal ini berbeda dengan para rivalnya yang masih menggunakan kaki-kaki sama seperti milik model aslinya.

Suzuki Nex Crossover memang tidak sendirian di segmen ini. Yamaha juga memiliki produk sejenis yang sudah jauh lebih dulu hadir, yakni Yamaha Xride 125.

Skuter Matik Petualang Yamaha Xride 125

(Foto: Yamaha)

Melihat kemiripan antara keduanya, mari simak komparasi Yamaha Xride 125 dan Suzuki Nex Crossover.

Tampilan

Sekilas tampilan Suzuki Nex Crossover terlihat lebih gagah, apalagi kalau bukan karena penggunaan ban dual purpose IRC GP5.

Sedangkan untuk bodinya masih sama dengan Suzuki Nex II yang menjadi basisnya.

Kesan sepeda motor petualang dipertegas lewat penggunaan stang telanjang dan panel meter yang terpisah. Bagian ini sekaligus menjadi keunggulan Suzuki Nex Crossover, karena speedometer sudah model digital.

Beranjak ke Yamaha Xride 125, kaki-kaki masih menggunakan model ban jalan raya.

Walau begitu sebenarnya ban Yamaha Xride 125 terutama pada bagian belakang memiliki profil yang lebih lebar.

Yamaha Xride 125 menggunakan ban berukuran 80/80-14 (depan) dan 100/70-14 (belakang). Sementara kaki-kaki Suzuki Nex Crossover dikawal ban 80/90-14 (depan) dan 90/90-14 (belakang).

Yamaha Xride 125 juga menggunakan stang telanjang dan panel meter yang terpisah. Hanya saja speedometer masih model jarum.

Keunggulan Yamaha Xride 125 justru terlihat pada sistem penerangannya, karena sudah menggunakan lampu depan LED.

Fitur

Yamaha Xride 125 dapat dikatakan lebih unggul kalau bicara soal fitur. Skuter matik petualang ini punya answer back system dan lampu hazard.

Konsumen juga bisa menemui penggunaan suspensi belakang tabung pada Yamaha Xride 125. Belum lagi fitur yang sudah disebutkan, yaitu lampu depan LED.

Tapi kelengkapan fitur-fitur tersebut tentunya harus dibayar dengan harga yang lebih tinggi.

Mesin

Sesuai namanya, Yamaha Xride 125 menggunakan mesin berkapasitas 125cc dengan tenaga maksimal 9,3 Hp dan torsi 9,6 Nm.

Data tersebut kembali membawa wakil Yamaha ini lebih unggul ketimbang Suzuki Nex Crossover yang punya mesin 113 cc dengan tenaga puncak 9,2 Hp dan torsi 8,7 Nm.

Kepraktisan

Alasan pendorong lainnya seseorang membeli skuter matik adalah kepraktisan membawa barang bawaaan. Dalam hal ini adalah ketersediaan ruang penyimpanan di bawah jok.

Bagasi Yamaha Xride 125 berkapasitas 10,1 liter dan tidak bisa digunakan untuk menampung helm.

Tapi setidaknya masih lebih luas dari bagasi Suzuki Nex Crossover.

skutik petualang

Bagasi skutik petualang Suzuki Nex Crossover (Foto: Carmudi)

Harga

Suzuki Nex Crossover ditawarkan dengan harga Rp18,5 juta on the road DKI Jakarta. Harga tersebut masih lebih murah ketimbang Yamaha Xride 125 yang dipatok seharga Rp18,99 juta.

Beda harga keduanya terpaut sangat tipis sekali, tapi dengan membeli Yamaha Xride 125 konsumen bisa mendapatkan mesin yang lebih besar, bagasi luas, dan lampu depan LED. Ditambah lagi itur-fitur yang cukup bernilai, seperti halnya lampu hazard dan answer back system.

Baca Juga:

 

Penulis: Mada Prastya

Editor: Santo Sirait

Mada Prastya

Bergabung sebagai penulis di Carmudi Indonesia sejak Februari 2021. Menyukai kendaraan roda dua karena simpel, cepat, dan memberi rasa kebebasan dalam berkendara. Email: [email protected]

Related Posts