Home » Tips dan Trik » Simak Spesifikasi Oli Untuk Suzuki Ertiga, Salah Pakai Bisa Berkerak!

Simak Spesifikasi Oli Untuk Suzuki Ertiga, Salah Pakai Bisa Berkerak!

Penggunaan oli yang salah bisa membuat mesin menjadi berkerak.
Penggunaan oli yang salah bisa membuat mesin menjadi berkerak.

JakartaSuzuki Ertiga merupakan salah satu MPV atau mobil keluarga yang digemari di Indonesia. Karakter pemilik Suzuki Ertiga ini biasanya merupakan keluarga muda yang baru pertama kali membeli mobil. Terkadang, ada beberapa hal yang cukup menjadi pertanyaan bagi para pengguna Suzuki Ertiga ini, salah satunya adalah spesifikasi oli.

Karena masih banyak pengguna Suzuki Ertiga yang kurang memahami spesifikasi oli yang cocok untuk mobil 7 penumpang ini. Diakui oleh Purnomo selaku Coordinator After Sales Sejahtera Buana Trada Group. Ia mengatakan jika Suzuki Ertiga sebenarnya direkomendasikan menggunakan beberapa macam oli.

“Sebenarnya oli untuk Suzuki Ertiga ini bisa memakai beberapa macam. Mulai dari SAE 0W, 5W, 10W, 15W sampai 40W. Kenapa masih banyak orang yang bertanya? Karena biasanya orang-orang ini kurang sadar untuk membuka buku manual yang ada pada mobil. Semuanya tuh ada di buku manual atau soft literasi dari pabrikannya,” buka Purnomo kepada Carmudi, Selasa (10/9/2019).

Penggunaan oli yang salah bisa membuat mesin menjadi berkerak.
Penggunaan oli yang salah bisa membuat mesin menjadi berkerak.

Cara paling mudah untuk mengetahui spesifikasi oli untuk Suzuki Ertiga ini dapat dilakukan dengan beberapa cara. Salah satunya dengan menelpon call center si pemegang mereknya ini. Ia menyarankan bagi para pemakai Suzuki Ertiga ini agar menanyakan kepada call center agar mendapatkan informasi akurat. Pihak call center nantinya akan memberikan informasi seputar pelumas yang cocok untuk digunakan pada Suzuki Ertiga.

Jangan Terpengaruh Oleh Merek dan Ucapan Teman

Terkadang keluar ucapan mengenai,”wah, pakai merek ini tarikan jadi lebih enak. Bensin jadi irit”. Ucapan-ucapan tersebut rasanya akan cukup sering didengar jika sang pemilik mobil melakukan percakapan dengan pengguna lain. Namun, pria yang sudah lama bekerja di PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) ini menyarankan agar si pemilik mobil tidak terlalu berpengaruh kepada ucapan orang lain seperti itu.

“Percakapan seperti itu memang cukup wajar terjadi. Tapi si pemilik yang mendengarkan juga harus lebih kritis dan teliti lagi. Bagaimana bahan bakar yang dipakai? Apa saluran bahan bakar sudah pernah dibersihkan? Belum lagi ditambah dengan kondisi ban dan bearing. Karena sedikit banyak hal tersebut ikut mempengaruhi apa yang dirasakan saat bejek gas dibalik kemudi,” sambung Purnomo.

Percakapan antar para pengguna ini dinilai menjadi salah satu penyebab kesalahan yang terjadi. Karena pihak si pencerita akan menceritakan sedikit hal mengenai kebiasaan dirinya mengemudi. Sedangkan pihak pendengar hanya mendengar beberapa hal yang dinilai baik-baik saja. Namun, akan lebih baik jika pendengar dan pencerita juga sama-sama menjabarkan kebiasaan dan kejadian yang terjadi.

Penggunaan oli yang salah bisa membuat mesin menjadi berkerak.
Penggunaan oli yang salah bisa membuat mesin menjadi berkerak.

Banyak Saran dari Banyak Orang

Selain kurangnya sosialisasi, para pengguna Suzuki Ertiga dinilai terlalu menelan informasi mentah-mentah. Seperti misalnya, “pakai oli buatan merek A saja”, “pakai oli buatan merek B saja”, “jangan di bengkel resmi karena olinya kurang bagus”. Ungkapan-ungkapan seperti itu sangat sering dan mudah dijumpai. Lantas, bagi sebagian orang membedakan pelumas cukup sulit dilakukan jika tidak memiliki pengetahuan yang luas.

Ia pun menjelaskan sedikit perbedaan mengenai oli lokal dan impor. “Oli lokal dan non lokal bedanya apa ya? Yang dibutuhkan sebetulnya adalah viskositasnya dan suhu tertinggi panasnya oli. Negara dengan iklim tropis begini tidak perlu oli yang mampu bertahan di musim salju. Oli racing, buat balap. Padahal kesehariannya cuma buat nganter anak, berangkat ke kantor, berjibaku dengan kemacetan, dan stop & go untuk delivery barang,” terangnya.

Ia juga menyarankan jika penggunaan oli dengan spesifikasi tinggi terkadang malah akan menimbulkan efek mubazir.

“Tidak pernah di 7.000-8.000 rpm lebih dari 30 detik. Buat apa juga oli yang dibilang racing, sedangkan throttle body, chamshaft, valve in – valve out, ECM masih standard. Over spek oli bukan langkah bijak juga. Mubazir kata orang tua,” kata Purnomo.

Penggunaan Oli Drum Tak Melulu Buruk

Terkadang bagi sebagian orang pelumas dalam bentuk drum yang besar dinilai sebagai pelumas yang buruk. Padahal, pelumas drum ini bukanlah hal yang bisa dipandang sebelah mata.

“Sampai penggunaan Oli Drum saja dipersalahkan, padahal kemasan drum pun juga umum digunakan di trek balap, dan umumnya semua distributor dan oli maker memiliki kemasan dalam drum, galon, dan literan,” bebernya.

Penggunaan oli yang salah bisa membuat mesin menjadi berkerak.
Penggunaan oli yang salah bisa membuat mesin menjadi berkerak.

Permasalahan Utama Penyebab Mesin Berkerak

Lebih lanjut, ia menceritakan sedikit pengalamannya tentang penyebab kerak oli yang ada di bagian dalam mesin. Apa yang menjadi penyebab utama sehingga bagian dalam mesin mobil ini bisa berkerak?

“Ada yang sampai berkerak, lengket sampai dinding carter, dinding Block, berlumpur, mengental seperti jeli, menyumbat saluran. Dan iya, permasalahan utama menyumbat saluran, saluran sirkulasi, saluran pompa oli, saluran ke filter oli,” lanjutnya.

Masih ujarnya,”Bayangannya adalah oli tidak bisa terpompa ke tempatnya, tidak terdistribusi ke bagian-bagian yang mesti dilumasi dan kotoran yang ada di mesin ikut dalam sirkulasi oli tidak tersaring pada filter oli”.

Salah satu penyebab bagian dalam mesin menjadi kerak adalah seringnya mengganti merek oli untuk mesin mobil. Kurangnya pengetahuan tentang penggantian merek oli mobil setiap ganti oli juga menjadi faktor.

“Apa sih penyebabnya? Ya sering gonta–ganti merek oli. Selain itu, periode pergantian tidak rutin, penambahan aditif yang tidak diketahui manfaatnya. Material yang berbeda, spek yang tidak sesuai, pergantian yang telat menyebabkan kerak, lumpur, kental jeli dan tidak tersirkulasi. Kalau sudah begitu? Bearing tidak lancar, piston macet, kruk as macet, chamsaft macet dan lainnya. Jangan ditanya biaya perbaikannya. Jadi jauh lebih mahal dibandingkan merawat rutin,” katanya seraya menunjukkan gambar kerak oli pada mesin.

All New Ertiga berteknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) (Foto: Suzuki)

Cara Memilih Oli Suzuki Ertiga yang Bagus

Lantas, bagaimana caranya untuk menentukan oli yang bagus khususnya untuk Suzuki Ertiga? Ia pun memberikan sedikit saran dalam menentukan oli yang bagus.

“Oli yang bagus adalah oli yang tepat. Tepat sesuai yang tertulis pada buku manual panduan pemilik. Karena di situ tertulis spek viskositasnya, bahkan sampai range yang aman pun tertulis di sana. Diikuti pula panduan per kilometernya atau per periode waktunya, baik itu penggunaan rutin, jarang digunakan sampai penggunaan yang over mileage atau over capacity,” tambahnya.

Sebagai salah satu contoh, ia menjelaskan jika All New Suzuki Ertiga lansiran 2017 dianjurkan memakai oli SGO 0W-20. Hal tersebut sudah tertuang dalam halaman buku manual dan tertera di petunjuk bengkel resmi. Ia mengatakan jika para produsen otomotif ini sudah memikirkan dengan sangat matang tentang penggunaan oli yang aman ini. Khususnya spesifikasi oli untuk Suzuki Ertiga. Lalu, bagaimana dengan pertanyaan yang keluar tentang apa oli yang bagus?

All New Ertiga Support
All New Ertiga Support dilengkapi fitur ramah penyandang disabilitas

Ia menjawab jika pertanyaan seperti itu sebaiknya disingkirkan dan diganti dengan bagaimana cara merawat mobil yang benar.

“Pertanyaannya seharusnya diubah menjadi bagaimana cara merawat mobil yang baik dan benar. Caranya adalah merawat mobil dengan servis berkala, ikuti rekomendasi pabrikan, ikuti spesifikasi oli yang sesuai yang tertulis di buku manual, di kap mesin masing-masing kendaraan, enggak perlu over spek,” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan agar pemilik Suzuki Ertiga ini untuk mengikuti jadwal rutin servis berkala.

“Perhatikan juga jadwal rutin, karena sebagus apapun oli, kalau dirawatnya tidak rutin, tidak berkala ya hasilnya performa akan tetap turun. Lalu, bagaimana mendapatkan oli yang bagus dan cara merawatnya bagaimana? Pastinya di bengkel resmi yang ditunjuk pabrikannya,” pungkasnya.

Isu-isu yang berkembang mengenai spesifikasi oli untuk Suzuki Ertiga ini terkadang masih menjadi pembicaraan yang hangat. Karena masih banyak orang yang awam dengan dunia otomotif, termasuk merawat mobil yang sudah dibelinya. Untuk itu, spesifikasi oli untuk Suzuki Ertiga dapat dilihat dengan mudah seperti halnya di atas.

Baca juga: 

Super Irit! Test Drive All New Suzuki Ertiga Konsumsi Bahan Bakar Sentuh 29,34 Km/Liter*

Penulis: Rizen Panji

Editor: Dimas

Previous post
Harga Honda Tiger Pantang Goyah, Macan Tua yang Mengaum Lantang
Next post
Toyota Siapkan Platform Baru untuk Yaris

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *