Home ┬╗ Berita ┬╗ Toyota Siap Produksi Mobil Hybrid di Indonesia, Kapan?

Toyota Siap Produksi Mobil Hybrid di Indonesia, Kapan?

Penyerahan Mobil Hybrid dari Toyota Indonesia Disaksikan Oleh Menteri Perindustrian (Foto: Carmudi)

Jakarta – Duo maut dilakukan PT. Toyota Astra Motor (TAM) dan PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Keduanya berkomitmen untuk mempopulerkan kendaran ramah lingkungan di Indonesia. Tahun ini Toyota memiliki rencana besar yaitu akan memperbanyak pilihan model kendaraan listrik jenis hybrid atau Hybrid Electric Vehicle (HEV).

Tak cuma itu, pihaknya juga akan menambah pilihan kendaraan listrik lain berbasis baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV) dan Plug-in Hybrid Vehicle (PHEV). Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menambah pilihan dan menjangkau lebih banyak konsumen.

Tidak sampai disitu, dalam keterangan resmi yang disampaikan oleh Toyota, pihaknya juga tengah mempersiapkan fasilitas produksi di pabrik supaya dapat membuat mobil model hybrid. Toyota berencana memulai produksi mobil hybrid pada 2022.

Nantinya hasil produksi tidak hanya diperuntukkan bagi pasar domestik saja, tapi juga ekspor. Sebagai Informasi, Indonesia merupakan salah satu basis produksi dan ekspor kendaraan serta komponen Toyota di Asia Pasifik.

Toyota dan perusahaan-perusahaan grup Toyota di Indonesia memproduksi mobil di dalam negeri dengan kandungan lokal tinggi di level 75% hingga 95%.

Selain untuk memenuhi permintaan domestik, mobil-mobi tersebut juga di ekspor dalam bentuk utuh atau Completely Built-Up (CBU), dan kendaraan terurai (Completely Knock Down/CKD). Toyota juga ekspor mesin bensin dan etanol, komponen, serta alat bantu produksi ke lebih dari 80 negara di kawasan Asia, Afrika, Amerika Latin, Karibia, Pasifik, dan Timur Tegah.

Toyota Indonesia berkomitmen untuk menyebarluaskan kendaraan listrik seperti BEV, PHEV, dan HEV, termasuk di dalamnya rantai suplai dari komponen-komponen utama kendaraan listrik yang sesuai dengan kondisi di Indonesia.

ppnbm dihapus
Kendaraan listrik disukai karena suaranya yang senyap (Foto: Carmudi)

Sebelumnya Toyota juga pernah terlibat dalam studi kendaraan listrik bersama perwakilan mahasiswa dari 6 universitas di Indonesia. Kegiatan ini diprakarsai oleh Kementerian Perindustrian bekerja sama dengan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi.

Dalam aktivitas tersebut, Toyota menyediakan 18 unit mobil (6 Prius HEV, 6 Prius PHEV, dan 6 Corolla mesin bakar internal). Serta data loggers, peralatan pengisian daya, dan asistensi teknikal.

Dukung Popularitas Mobil Listrik

Perusahaan-perusahaan dalam Grup Toyota berkomitmen untuk mendukung popularisasi kendaraan listrik termasuk di dalamnya BEV, PHEV, dan HEV dengan melakukan kerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk menciptakan permintaan pasar.

Toyota berharap dapat mendukung target pemerintah Indonesia dalam upaya mewujudkan udara yang lebih bersih dan mengurangi impor BBM. Selain itu, Toyota juga mendukung pengembangan industri otomotif nasional, sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Toyota sangat percaya akan potensi Indonesia dan pencapaian target-target implementasi teknologi listrik. Karenanya Toyota berkeinginan kuat untuk mendukung penggunaan kendaraan elektrifikasi secara massal sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia.

Penulis: Santo

Editor: Lesmana

Previous post
Harga Belum Jelas United Tractors Targetkan Scania TransJakarta Laku 100 Unit
Next post
Ikuti Standar Emisi EURO 4, Isuzu Cuma Lakukan Upgrade Mesin