Home » Berita » Infografis: Sejarah Isuzu di Indonesia, Rajanya Diesel Nusantara

Infografis: Sejarah Isuzu di Indonesia, Rajanya Diesel Nusantara

Infografis Sejarah Isuzu di Indonesia (Foto: Nadya Andari)

Jakarta – Isuzu telah menjadi pemain utama dalam industri otomotif sejak 1937 di Jepang. Sejarah Isuzu sudah sejak awal menjadi pengembang mesin diesel terkemuka di tingkat global. Karena sejak awal fokus pada mesin diesel, maka Isuzu unggul dalam kendaraan niaga seperti truk atau mobil angkutan lainnya.

Merek Isuzu mulai masuk ke Indonesia pada tahun 1960, dengan produknya berupa Isuzu Bison secara impor kemudian dilanjukan dengan Isuzu T series setelah berdirinya agen pemegang merek resmi di Indonesia. Pada tanggal 3 Mei 1974 didirikan perseroan dengan nama PT. Pantja Motor oleh PT. Pantja Niaga oleh Ir Rustam Darwis yang berkedudukan di Jakarta. Pantja Niaga inilah yang menjadi agen pemegang motor Isuzu di Indonesia.

Semenjak tahun 1958, PT Pantja Niaga sudah memegang keagenan untuk kendaraan merek Isuzu untuk Indonesia. Pada tanggal 14 April 2008, melalui RUPS maka diputuskan nama PT Pantja Motor berubah menjadi PT Isuzu Astra Motor Indonesia.

Saat ini PT Isuzu Astra Motor Indonesia memiliki dua fasilitas pabrik perakitan, pabrik pertama berlokasi di Sunter, Jakarta Utara yang juga berfungsi sebagai kantor pusat. Pabrik kedua berlokasi di pondok Ungu, Bekasi.

Sejarah Awal Isuzu di Indonesia

Sejarah Isuzu di Indonesia dimulai dengan hadirnya truk T Series yang juga menjadi produk andalan Pantja Niaga. Truk ringan ini identik dengan warna kabin Kuning dan Merah karena memang banyak digunakan oleh Instansi – instansi pemerintah yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pemadam Kebakaran.

Bentuk truk Isuzu T series masih konvensional dengan letak mesin di depan kabin dan ruang pengemudi tanpa atap dengan moncong kap mesin. Model TX20 Series termasuk truk ringan dengan GWV 10 ton dan memakai roda kecil, 7.50-20-10PR dgn rim 6.00×20. Sejarah Isuzu berlanjut dengan hadirnya Isuzu Bison atau yang dikenal juga sebagai Isuzu Elf.

Isuzu  Panther, Mobil Bersejarah Isuzu di Indonesia

Pada tahun 1991 PT. Astra International Tbk mengakuisisi mayoritas saham PT. Pantja Motor dengan 75% saham yang dibeli melalui PT. Aryaloka Sentana dari PT Unitras Pertama. Di tahun itu juga, Isuzu Indonesia memperkenalkan Isuzu Panther bermesin 2300 cc Diesel Direct Injection.

Panther ini menjadi mobil bersejarah Isuzu di Indonesia karena pelopor pengguna mesin diesel untuk kendaraan bermotor niaga serba guna (KBNS). Secara otomatis, Isuzu Panther menjadi rival Toyota Kijang dan Panther sukses di terima oleh konsumen karena ketangguhan dan nilai ekonomisnya.

Isuzu Panther TBR 54, 2500 cc Diesel Direct Injection yang merupakan facelift pertama Panther meluncur pada 1996. Pada tahun itu juga masuknya investor asing pada PT Pantja Motor yaitu, Isuzu Motors Ltd dan Itochu Corporation.

Model kedua Isuzu Indonesia untuk segmen mobil penumpang yaitu Isuzu D-Max yang dibangun dari platform Isuzu i-Series. Pick up double cabin ini diluncurkan pada 2003 dengan mesin JH1 3.0 liter.

Generasi kedua Isuzu D-Max diperkenalkan ke publik pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013.Facelift yang dilakukan cukup menyeluruh baik eksterior, interior, hingga dapur pacu. Pada eksteriornya, ubahan meliputi lampu depan, lampu belakang, bemper, dan penambahan gril beraksen krom.

Model terakhir yang tak kalah fenomenal dari Isuzu yaitu MU-X. SUV masuk dalam sejarah Isuzu karena hadir sebagai rival Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport. Isuzu MU-X didatangkan dari Thailand dan memakai platform dari Chevrolet Trail Blazer.

Isuzu MU-X mengadopsi mesin 4JK1-TC Hi-Power 4 silinder segaris, DOHC 16 katup dengan kapasitas 2.499 cc Turbocharge Intercooler VGS. Tenaga yang dihasilkan sebesar 136 PS pada putaran 3.600 rpm dengan torsi puncaknya 32.6 kgm pada putaran antara 1.800-2.800 rpm.

 

Ertiga Suzuki Sport
Previous post
All New Ertiga Suzuki Sport Sapa Surabaya, Ini Harga Jualnya
Next post
Setelah Indonesia, Lexus Thailand Juga Jual UX 250h Hybrid