Home » Tips dan Trik » Merawat Sepeda Motor Honda yang Nganggur Gara-Gara Work From Home

Merawat Sepeda Motor Honda yang Nganggur Gara-Gara Work From Home

New Honda Vario eSP
New Honda Vario eSP tampil lebih segar. Foto/AHM.

Jakarta – Pemerintah pusat mengimbau supaya karyawan bekerja di rumah (Work From Home/WFH) . Imbauan tersebut langsung diterapkan oleh hampir semua perusahaan terutama yang berada di wilayah Jakarta. Keharusan WFH membuat sebagian besar sepeda motor yang biasanya digunakan sebagai transportasi utama menuju kantor kini menganggur di rumah. Kemungkinan sepeda motor akan diparkir dan tidak dipakai dalam jangka waktu cukup lama.

Bila sudah demikian pemilik sepeda motor harus rajin-rajin melakukan perawatan supaya kondisi sepeda motor selalu prima. Merawat sepeda motor biasanya dilakukan di bengkel resmi, tapi bagi Anda yang tidak ingin keluar rumah, bisa melakuannya secara mandiri.

“Beberapa hal perlu diperhatikan pemilik. Karena kadang terdapat komponen atau bagian sepeda motor yang butuh diperhatikan saat diam dalam jangka waktu cukup lama, yang dikhawatirkan mempengaruhi kinerja,” ungkap Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM) dalam keterangan resminya.

Cara Merawat Sepeda Motor yang Jarang Dipakai

Lebih lanjut mengenai perawatan sepeda motor supaya kondisinya tetap “sehat” walaupun tidak digunakan lama, berikut penjelasan lengkap dari Endro:

  1. Jika memang sudah ada rencana tidak akan digunakan dalam jangka waktu cukup lama, alangkah baiknya sepeda motor dicuci terlebih dahulu. ”Karena ada beberapa pengendara motor yang harus melewati daerah becek, berbau, kotor, dan berlumpur. Salah satu dari hal tersebut yang mengakibatkan percepatan timbulnya karat dan risiko lain, disinggahi binatang misalnya, atau berpotensi merusak komponen,” jelas Endro.
  2. Beri pelumas bagian-bagian yang cenderung atau berpotensi menimbulkan karat. Misalnya rantai roda, atau bagian-bagian yang bergesek lainnya.
  3. Untuk sepeda motor tipe matik, sebaiknya diparkir menggunakan standar tengah supaya mudah untuk kita melakukan pemanasan mesin.
  4. Lakukan pemanasan mesin secukupnya, kira-kira sampai suhu kerja mesin antara 80-100 derajat celcius, dilakukan setiap hari akan lebih baik. Untuk mencapai suhu tersebut, panaskan kira-kira 3-4 menit. ”Tujuan pemanasan mesin supaya sirkulasi oli mesin tetap lancar dan untuk pengisian baterai. Disarankan tidak dilakukan di ruang tertutup,” terang Endro.
  5. Khusus tipe motor matik, perhatikan bagian bagian dalam cover plastik motor, terutama bagian bawah. Dikhawatirkan jika sepeda motor lama tidak digunakan, ruang atau rongga ini bisa menjadi tempat singgah binatang (tikus/ular). Lakukan pengecekan ini saat memanaskan mesin.
All New Honda PCX fiturnya paling lengkap di segmen 150 cc

Jika ada kendala pada sepeda motor Honda, AHM memiliki berbagai layanan contact center yang siap melayani konsumen di seluruh Indonesia di nomor 1-500-989. Pelayanan AHM juga hadir di media sosial Facebook Fanpage atau Twitter.

 

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Baca Juga:

Kawasaki Indonesia Plin-Plan, Rencana Ingin Pajang Ninja ZX-25R Tapi Batal

Previous post
Ini Dia, Satu Lagi Pameran Otomotif yang Dibatalkan karena Corona
Next post
Mumpung WFH, Yuk Kita Usir Binatang yang Bersarang di Mobil