Berita

Tanpa Disadari, 5 Ketidaknyamanan Ini Kerap Dialami Pengendara Motor

pengendara motor saat musim hujan dan angin kencang

Para pengendara motor harus ekstra hati-hati saat musim hujan dan angin kencang. (Foto: carmudi.co.id)

Jakarta – Mengendarai sepeda motor saat ini sudah menjadi rutinitas masyarakat setiap hari. Sebagian orang menganggap aktivitas berkendara ini sudah cukup nyaman, sekalipun sebenarnya masih ada kondisi yang jadi gangguan namun kadang tidak disadari.

Bila dibiarkan, gangguan ini sebenarnya menimbulkan ketidaknyamanan selama perjalanan. Realita ini perlu Anda sadari sebagai pengendara motor, apalagi yang baru menjadi pengendara. Dengan demikian, Anda bisa tetap nyaman sekalipun harus berkendara jarak jauh.

Berikut ini kondisi yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengendara motor:

Cuaca Hangat dan Cerah

Berkendara di siang hari dengan cuaca cerah pasti menyenangkan ketimbang saat turun hujan. Kondisi jalanan terlihat jelas dengan permukaan aspal yang kering. Tapi jangan salah, berkendara di kondisi seperti ini lama-kelamaan bakal menimbulkan rasa gerah.

Bayangkan, kondisi suhu di jalanan bisa mencapai 40 derajat Celcius sementara Anda perlu mengenakan perlengkapan berkendara seperti jaket, sepatu, hingga sarung tangan. Sekalipun ada hembusan angin, namun suhunya juga cukup hangat sehingga tidak bisa mendinginkan tubuh secara maksimal.

Hawa panas dan gerah secara terus-menerus bukan tidak mungkin membuat Anda kekurangan cairan. Belum lagi saat Carmudian harus berkendara di tengah kemacetan saat siang hari. Hawa panas juga terpantul dari permukaan aspal sehingga membuat Anda seperti sedang sauna.

Berkendara Motor Serasa Olahraga

Nah, hal ini bisa berlaku bagi sebagian orang yang mengendarai motor berjenis sport. Bobot motor yang cukup berat ditambah posisi riding yang sedikit menunduk menuntut tingkat keseimbangan yang baik.

Honda CBR

Para bikers coba performa CBR di sirkuit Sentul. Foto/AHM

Anda tidak bisa asal ngegas saat berkendara, karena butuh memposisikan tubuh dengan tepat. Saat mulai memacu motor dalam kecepatan tinggi, Anda perlu sedikit menunduk untuk mengurangi hambatan angin. Bila tetap berkendara dengan posisi tegak, pastinya membuat tubuh lekas pegal.

Barang Bawaan Kadang Bikin Repot

Pernahkah Anda harus membawa barang bawaan yang cukup banyak atau cukup besar saat mengendarai motor? Untuk motor jenis skuter dengan bagasi besar jelas bukan masalah, lain halnya untuk pengendara motor bebek atau sport dengan bagasi minim atau bahkan tanpa bagasi.

Tas berukuran besar misalnya, pasti cukup merepotkan bagi pengendara motor sport yang harus menggendongnya sembari agak merunduk. Bayangkan bila Anda harus berkendara dengan kondisi ini selama 30 menit atau bahkan satu jam, pasti membuat punggung dan pundak cukup pegal.

Masalah lain bakal muncul bila berkendara di musim hujan, Anda harus membawa jas hujan berikut cover untuk tas yang pastinya menambah bobot bawaan.

Gatal Saat Mengendarai Motor

Hal yang satu ini jelas menjengkelkan, apalagi bila gatal muncul di kepala atau di punggung. Anda tidak bisa langsung menggaruk karena kepala yang tertutup helm dan masker, belum lagi bagian punggung yang sulit dijangkau tangan.

Rasa gatal yang tiba-tiba muncul saat berkendara akan melatih tingkat kesabaran Anda. Untuk menggaruknya, Anda pasti harus mencari tempat yang aman untuk menepi. Setelah itu, harus mencopot helm dan masker kemudian menggaruk bagian yang gatal. Sungguh merepotkan!

Hujan Deras Sesaat

Cuaca yang berubah-ubah pastinya sangat mengganggu, apalagi bagi pengendara motor. Misalnya saja, Anda berkendara di cuaca cerah kemudian tiba-tiba mendung dan turun hujan lebat. Pasti Anda secara refleks memutuskan untuk menepi dan memakai jas hujan.

Honda

Berkendara Saat Hujan (Foto: AHM)

Hal yang menjengkelkan, bila setelah memakai jas hujan kemudian melanjutkan perjalanan beberapa ratus meter, ternyata hujan berhenti seketika dan cuaca kembali cerah. Anda jelas bakal menggerutu karena harus berhenti lagi melepas jas hujan. Boleh saja sih tidak melepas jas hujan saat hujan reda, namun bila kondisinya langsung cerah malah membuat tubuh kian gerah.

Mana yang paling sering Anda rasakan, Carmudian? (dna)

Tutus Subronto

Tutus Subronto memulai karirnya di dunia otomotif sebagai jurnalis di Media Indonesia. Sejak 2008, telah meliput beragam kegiatan otomotif nasional. Terhitung Januari 2014 masuk sebagai tim Content Writer di Carmudi Indonesia. Kini terlibat di tim editorial Journal Carmudi Indonesia untuk mengulas dan publikasikan berita-berita otomotif terbaru. Email: [email protected]

Related Posts