HomeBeritaCorona Belum Sirna, Daihatsu Khawatir Penjualan Mobil Berbentuk Kurva ‘W’

Corona Belum Sirna, Daihatsu Khawatir Penjualan Mobil Berbentuk Kurva ‘W’

Daihatsu khawatir grafik penjualan kurva "W"
Daihatsu khawatir grafik penjualan kurva “W” (Foto: Daihatsu)

Jakarta – Sebagian Agen Pemegang Merek (APM) di Indonesia melaporkan bila penjualan mobil sepanjang Juni 2020 mulai merambat naik dibanding bulan sebelumnya. Meski ada kecenderungan terus naik, namun melihat situasi pandemi corona (Covid-19) belum sirna, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) APM mobil Daihatsu khawatir penjualan akan mengalami penurunan kembali.

“Bulan Juni memang market meningkat dibandingkan dengan bulan Mei. Sebelumnya kami berharap bulan Mei merupakan penjualan paling rendah, mudah-mudahan itu menjadi titik nadir bagi market otomotif Indonesia. Terbukti Juni kemarin grafiknya sudah naik lagi dibandingkan dengan Mei,” ungkap Hendrayadi Lastioso, selaku Marketing & CR Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) belum lama ini.

Menurut Hendrayadi walaupun ada kenaikan penjualan mobil baru, tapi belum bisa dikatakan market otomotif benar-benar pulih.

“Karena kan baru satu bulan, kita harus lihat pembuktiannya mungkin harus lihat dulu penjualan mobil di Juli dan Agustus. Namun kami mengatakan kenapa penjualan mobil di Juni bisa tinggi, mungkin karena PSBB yang sudah mulai dilonggarkan. Sehingga orang sudah mulai berani keluar rumah dan juga yang benar-benar membutuhkan kendaraan mobil akhirnya bisa beli setelah ditunda pada bulan sebelumnya April dan Mei,” tambahnya.

Dirinya pun berharap pandemi corona cepat berlalu sehingga kurva penjualan mobil baru Daihatsu lebih baik seperti kurva “V”. Tak mau sendirian, Daihatsu juga berharap semua merek bisa mengalami peningkatan penjualan.

“Kalau kami lihat penjualan mobil dari Januari sampai Mei itu kan turun terus, Juni mulai naik dan kami berharap kurva ‘V’ ini mulai terjadi dari Juni. Juli sampai Desember kurva V terjadi lagi. Yang kami khawatirkan kurva ‘W’ kalau seandainya terjadi gelombang kedua (second wave) Covid-19. Mudah-mudahan tidak terjadi dan pandemi bisa segera berlalu sehingga kami berharap nanti kurvanyanya ‘V’ bukan ‘W’,” terang dia.

Penjualan Mobil Naik Drastis

Merujuk pada data penjualan mobil nasional secara retail, tercatat sebanyak 29.862 unit terjual pada periode Juni 2020. Angka tersebut naik cukup tinggi dibanding Mei 2020 sebanyak 17.083 unit. Penjualan mobil baru Daihatsu sendiri juga mengalami peningkatan yang cukup baik.

Test drive New Daihatsu Sigra di Bandung, Jawa Barat.
Test drive New Daihatsu Sigra di Bandung, Jawa Barat.

“Di Juni kami mencatatkan retail sales 5.558 unit. Itu mengalami kenaikan sekira 51 persen kalau dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Nah, dari Januari sampai dengan Juni itu angka penjualan mobil Daihatsu turunnya sebesar 39 persen dibanding tahun lalu. Tetapi penurunan Daihatsu masih lebih kecil dari pada penurunan market otomotif nasional sekira 42 persen,” pungkas Hendrayadi.

Kendati secara total angka penjualan mobil nasional masih belum bisa mengalahkan capaian tahun lalu, tapi Daihatsu berhasil mengalami kenaikan market share. Besar kenaikannya cukup baik yaitu 0,8%, dari 17.6% Year to Date (YTD) Juni 2019 menjadi 18.4% YTD Juni 2020.

 

Penulis: Santo Sirait 

Editor: Dimas

Baca Juga:

Memilih Oli Kendaraan di Lalu Lintas Padat ala “New Normal”

Previous post
Memilih Oli Kendaraan di Lalu Lintas Padat ala "New Normal"
Next post
Target Konsumen DFSK Glory i-Auto Beda dengan Glory 560 dan 580