Home » Berita » Intip Taksiran Investasi Mitsubishi Jika Ingin Membuka Diler Baru

Intip Taksiran Investasi Mitsubishi Jika Ingin Membuka Diler Baru

Jakarta – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) kembali mendirikan diler baru. Diler ini merupakan diler ke-7 hasil kerjasama dengan PT Nusantara Berlian Motor dan menjadi diler ke-124 di seluruh Indonesia. Investasi Mitsubishi ini merupakan salah satu cara memenangkan pasar.

Diler yang terletak di Wisma Keiai, Jl Jenderal Sudirman ini nantinya hanya akan melayani penjualan (Sales). Kendati hanya melayani penjualan, Mitsubishi pun langsung tancap gas dengan memasang target pada diler barunya ini.

Peresmian diler baru Mitsubishi Nusantara Sudirman

“Untuk target di awal, kami menargetkan penjualan unit sebanyak 50-70 unit per bulan,” kata Rio Samantha, Operational Manager PT Nusantara Berlian Motor di sela peluncuran diler, Sabtu (19/1).

Soal investasi Mitsubishi bersama dengan PT Nusantara Berlian Motor yang dikucurkan, Rio membeberkan sedikit mengenai nilai investasinya. “Untuk investasinya sendiri mencapai kisaran Rp 8,5 miliar,” sambung Rio.

Irwan Kuncoro, Director Sales and Marketing Division PT MMKSI menegaskan jika angka tersebut adalah angka kisaran. Lalu, mengapa Mitsubishi dan Nusantara Berlian Motor tidak membangun jaringan Sales, Servis dan Spare part (3S)?

Alasan Tidak Membangun 3S

Ada alasan tersendiri mengapa Mitsubishi tidak membangun diler 3S. “Kenapa hanya membangun diler 1S, tidak 3S? Awalnya kami memang mau membangun diler 3S, apalagi unit pemesanan Xpander cukup besar. Ada peraturan kalau tidak boleh membuka bengkel di wilayah Sudirman. Inilah yang menjadi alasan kami tidak mendirikan diler 3S,” kata Budi Darmawan Daulay, Head of Sales & Marketing Region 1 Department PT MMKSI di sela acara.

Proses pemotongan pita simbolis

Kendati demikian, PT MMKSI mengaku hal tersebut bukanlah sebuah masalah berarti. “Kami masih memiliki solusi bagi konsumen yang ingin melakukan servis. Tim kami nanti akan membawa mobil konsumen ke diler yang ada di Suryopranoto untuk di servis. Jadi, akan ada tim yang membawa mobil konsumen nanti,” sambung Budi.

Untuk model yang akan dijual di diler tersebut, pihak Nusantara mengaku akan memfokuskan diri kepada dua model, yakni Xpander dan Pajero Sport. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk menjual model Light Commercial Vehicle (LCV) seperti L300 untuk keperluan perkantoran.

Previous post
Mitsubishi Dirikan Diler Baru, Sasar Konsumen Perkantoran
Next post
Masuknya Yamaha MT-15 di Indonesia untuk Menggantikan Xabre?