Home » Tips dan Trik » Kaca Power Window ‘Letoy’, Penyebabnya Bukan Cuma dari Dinamo

Kaca Power Window ‘Letoy’, Penyebabnya Bukan Cuma dari Dinamo

Kaca Power Window
Merawat Karet dan Kaca Power Window

Jakarta – Pemilik mobil dengan jendela otomatis kadang mengeluhkan kalau kacanya power window sulit naik atau turun. Kondisi letoy (lambat reaksi) pada power window ini membuat proses buka tutup kaca jadi lebih lama dan kadang tersendat. Ternyata, kondisi ini tidak melulu akibat dinamo atau motor power window sudah lemah.

Menurut Muhammad Zuhdi, selaku Senior Manager Service Division PT Honda Prospect Motor, pemilik mobil kadang beranggapan bila ini disebabkan karena jendela di sisi pengemudi lebih sering di buka-tutup membuat kinerja motor power window menurun. Padahal, penyebabnya bisa saja hanya sebatas kotoran atau bahkan karet pelipit yang mulai getas.

“Karena sering dibuka kan ada kotoran, dan ada air yg bisa saja menempel di range channel itu. Kecenderungannya biasanya karena ada kotoran-kotoran yang menempel diantara rubber. Kalau dari motornya sih enggak, kita nggak ada umurnya karena itu kan berdasarkan pemakaian,” ujar Zuhdi beberapa waktu lalu.

Karet Kaca Jendela mobil
Karet kaca cendela mobil harus sering dibersihkan. Foto:Ist

Zuhdi menasehati para pemilik mobil, khususnya Honda untuk melakukan perawatan rutin bagian rubber di jendela yang sudah memakai power window. Bila pemilik abai soal kebersihan dan kondisi karet jendela, bukan tidak mungkin kerusakan bakal merambat hingga ke motor yang lemah karena dipaksa mendorong kaca power window yang seret.

“Power window di pengemudi sudah dihitung, pasti frekuensinya lebih sering dipakai. Kalau kotor dan sealnya keras beban ngangkatnya kan lebih tinggi juga, lama-lama motor akan lemah dengan sendirinya,” jelas Zuhdi.

Mengatasi Seal Power Window Kotor dan Getas

Cairan Silicon Spray
Cairan Silicon Spray untuk karet

Melakukan perawatan rutin bagian jendela, menurut Zuhdi, perlu dilakukan oleh pemilik mobil supaya kaca power window lancar naik-turun saat dipakai. Membersihkannya pun tidak sulit kok, karena cairan pembersihnya juga banyak tersedia dalam produk aftermarket. Bila Carmudian tidak sempat membersihkan sendiri bisa datang ke dealer saat perawatan rutin mobil kesayangan.

“Yang penting melakukan perawatan rutin, dengan pembersihan. Kalau di dealer biasanya dikasih silikon untuk memperhalus dan menjaga lembutnya karet. Itu biasanya dikasih silikon untuk pembersih kaca, di aftermarket ada,” terangnya. (dol)

Previous post
Kini Sudah Lima Dealer di Surabaya yang Siap Melayani Pembelian Mobil Wuling
SPBU Shell di Malang
Next post
Shell Rambah Kota Malang, Sekaligus Buka Dua SPBU