Home » Berita » Mau Modifikasi Mesin Vespa Matik, Jangan Lupakan Wiring Diagram

Mau Modifikasi Mesin Vespa Matik, Jangan Lupakan Wiring Diagram

Jakarta – Vespa merupakan salah satu sepeda motor matik yang dijual oleh PT Piaggio Indonesia (PID). Bisa dikatakan, penggunanya di Indonesia cukup banyak. Namun, banyak juga yang melakukan modifikasi mesin Vespa matik lantaran dinilai memiliki tenaga yang kurang ‘nendang’.

Modifikasi mesin Vespa matik ini diyakini dapat menambah performa dari Vespa. Tetapi, jangan sembarangan dalam melakukan modifikasi mesin Vespa matik. Karena Vespa matik memiliki beberapa pakem yang tidak dapat diubah sembarangan.

Foto: Carmudi

Salah satunya adalah wiring diagram. Wiring diagram ini merupakan formulasi yang dibuat oleh Piaggio untuk menentukan standarisasi dari Vespa. Makanya, kalau salah-salah bukannya menjadi betul tetapi mesin Vespa matik akan semakin rusak.

“Kami selaku bengkel resmi selalu melakukan servis yang sesuai dengan instruksi dari pabrik. Untuk itu, modifikasi mesin Vespa matik yang dilakukan oleh konsumen sangat tidak disarankan oleh bengkel resmi (beres),” kata Eko Marwanto, Aftersales Manager Bengkel Vespa Sinergi Tebet kepada Carmudi Indonesia pekan lalu.

Modifikasi Mesin Vespa Matik Kerap Lupakan Wiring Diagram

Ia mengatakan jika mesin Vespa matik yang sudah dimodifikasi tentu akan sangat berbeda dari instruksi wiring diagram. Wiring diagram ini merupakan pakem yang digunakan dalam mengatur berbagai komponen yang ada di mesin. Sehingga mesin akan selalu sama seperti baru keluar dari diler.

“Untuk kasus modifikasi mesin Vespa matik, tentu wiring diagramnya tak akan sama lagi dengan standardnya. Kenapa kami tidak sarankan untuk melakukan servis di luar bengkel resmi, karena wiring diagram ini selalu di update setiap 3 bulan sekali,” sambung Eko.

Bengkel resmi tidak menyarankan modifikasi mesin Vespa matik

Wiring diagram yang digunakan pada setiap motor tentunya berbeda-beda. Vespa GTS 300 contohnya. Sepeda motor berukuran besar ini memiliki wiring diagram dengan Vespa matik lainnya. Untuk itu, sangat disarankan melakukan servis di bengkel resmi dibanding bengkel spesialis.

“Banyak juga yang datang ke kami setelah konsumen melakukan servis di bengkel spesialis. Ujung-ujungnya mereka kembali ke bengkel resmi untuk dibuat lagi menjadi settingan standard lagi. Biasanya bengkel spesialis ini kurang mengetahui wiring diagram yang menjadi panduan secara pasti dan detail,” papar Eko.

Modifikasi Mesin Vespa Matik

Teknologi yang ada pada setiap motor akan di update setiap 3 bulan sekali. Otomatis setiap Vespa matik yang melakukan servis juga akan mengalami update pada ECU sebagai otak pengatur dari sistem kelistrikan motor. “Ini yang jarang diketahui oleh konsumen,” tuturnya.

Bagi Anda pengguna Vespa yang ingin melakukan modifikasi mesin Vespa matik, sebaiknya perhatikan wiring diagram yang tertera. Wiring diagram ini hanya diketahui oleh pihak bengkel resmi saja sesuai aturan yang diberikan oleh pabrik Vespa.

Previous post
Bocoran Strategi Pemerintah Mengembangkan Kendaraan Rendah Emisi
Next post
Airbag Bermasalah, Mitsubishi Panggil Pemilik Pajero, Delica, dan Lancer SEi