Home » Tips dan Trik » Cara Mudah Hilangkan Bekas Stiker Pada Mobil, Tidak Perlu ke Bengkel

Cara Mudah Hilangkan Bekas Stiker Pada Mobil, Tidak Perlu ke Bengkel

Punya hobi memasang stiker pada mobil? Stiker yang dipasang pada kaca atau bodi mobil memang mempercantik mobil Carmudian. Namun, saat ingin menggantinya dengan stiker terbaru, seringkali bekas stiker yang lama masih menempel.

Salah satu hal yang paling dihindari oleh para pemilik mobil adalah mobil kesayangan mereka tidak terlihat mulus, seperti adanya bekas stiker yang tampak mengganggu.

Carmudian tidak perlu khawatir. Ternyata, ada cara mudah untuk menghilangkan bekas stiker tanpa merusak bodi mobil. Carmudian tidak perlu datang ke bengkel karena bisa dikerjakan di rumah.

Cara Menghilangkan Bekas Stiker pada Mobil

Banyak cara untuk menghilangkan bekas stiker pada mobil, seperti menggunakan WD40, minyak tanah atau bensin, alkohol, aseton hingga selotip. Carmudi rangkum langkah-langkahnya secara rinci dan detail.

Menghilangkan Bekas Stiker dengan WD-40

WD-40 untuk menghilangkan bekas stiker.

Alat- alat yang perlu dipersiapkan adalah WD-40 dan kain bersih. Langkah pertama, semprotkan WD-40 ke kain, lalu gosok bagian mobil yang terdapat bekas stiker dengan perlahan.

Saat kain sudah mulai kotor atau kering, semprotkan lagi WD-40. Lakukan langkah tersebut sampai semua bekas stiker yang menempel hilang. Langkah terakhir, gosok dengan kain kering yang bersih.
Jika tidak memiliki WD-40, Carmudian bisa menggunakan cairan lain seperti minyak kayu putih.

Namun, jika menggunakan minyak kayu putih, akan meninggalkan baunya meskipun permukaan mobil menjadi bersih dan tampak seperti baru.

Menghilangkan Bekas Stiker dengan Minyak Tanah atau Bensin

 

Menghilangkan bekas stiker dengan bensin.
Menghilangkan bekas stiker dengan bensin atau minyak tanah.

Cara lainnya untuk menghilangkan bekas stiker pada mobil adalah menggunakan minyak tanah atau bensin. Alat-alat yang perlu dipersiapkan adalah minyak tanah atau bensin, kuas, plastik pembungkus, lap microfiber, sabun cuci piring, dan exterior cleaner.

Langkah pertama, oleskan minyak tanah atau bensin pada stiker mobil yang akan dilepas. Lalu, tutup permukaan stiker yang telah dioleskan dengan plastik pembungkus selama 10 menit agar tidak menguap.

Langkah selanjutnya, buka plastik pembungkus dan lepas stiker dari ujung atas dengan arah serong. Jika mulai dari kanan atas, tarik stiker ke kiri bawah.

Oleskan dengan minyak tanah lagi jika bekas stiker masih ada dan tunggu sekitar 1 menit sebelum melepas stikernya kembali.

Terakhir, semprot dengan exterior cleaner, lalu gosok dengan lap microfiber yang sudah dicelupkan ke dalam cairan sabun. Jangan digosok terlalu keras agar tidak menggores bodi mobil. Setelah itu, keringkan dengan kain bersih.

Menghilangkan Bekas Stiker dengan Alkohol

Menghilangkan bekas stiker dengan alkohol.
Menghilangkan bekas stiker bisa dengan alkohol.

Alkohol aman dipakai karena cepat kering dan tidak akan membekas. Alat-alat yang perlu dipersiapkan adalah alkohol dan kain bersih.

Langkah pertama yang dilakukan adalah basahi kain dengan alkohol. Lalu, gosok permukaan mobil yang ditempeli stiker dengan kain tersebut hingga bekas stikernya benar-benar hilang. Carmudian juga bisa menggunakan silet untuk mengikis stikernya.

Menghilangkan Bekas Lem Stiker Mobil dengan Aseton

Menghilangkan bekas stiker dengan aseton.
Menghilangkan bekas stiker mobil dengan aseton.

Aseton cukup efektif untuk menghilangkan bekas stiker. Cairan ini sering digunakan untuk menghapus kuteks. Dibandingkan dengan kuteks, bekas stiker pada mobil tentu tidak ada apa-apanya.

Perlu diingat, aseton dapat melarutkan semua yang memiliki bahan dasar plastik, termasuk cat. Cat yang terkena aseton pasti memudar meskipun tidak sampai melarutkan jadi cair.

Alat-alat yang perlu dipersiapkan adalah aseton, kapas, kain, dan air. Langkah pertama, celupkan kapas pada aseton, lalu usapkan pada permukaan mobil yang ditempeli stiker. Tunggu beberapa menit agar aseton bereaksi pada lem stiker. Gunakan kain untuk menggosok sisa lem. Setelah bekas stiker benar-benar hilang, gunakan air untuk menghilangkan sisa aseton dan lap hingga kering.

Menghilangkan Bekas Lem Stiker dengan Adhesive Remover

Menghilangkan bekas stiker dengan adhesive remover.
Menghilangkan bekas stiker dengan adhesive remover.

Banyak orang menyebut adhesive remover dengan pembersih lem. Dari namanya, jelas produk ini memang untuk menghilangkan bahan perekat, seperti getah, bekas lem, dan kotoran lengket lainnya.

Sama seperti aseton, produk ini bersifat melarutkan sehingga sebaiknya dipakai hanya pada bagian kaca mobil yang ditempeli stiker.

Alat-alat yang perlu dipersiapkan adalah adhesive remover dan kain bersih. Langkah pertama, taruh kain di sekitar bagian stiker yang ingin dilepas. Lalu, semprotkan adhesive remover hingga merata. Diamkan beberapa menit dan gunakan kain lain untuk menggosok sisa lem stiker. Ulangi langkah tersebut hingga bekas stiker benar-benar hilang.

Menghilangkan Bekas Lem Stiker Mobil dengan Selotip

"Menghilangkan

Jenis selotip kertas dinilai paling bagus untuk menghilangkan bekas stiker pada mobil karena mudah dilepaskan kembali. Sebaiknya, tidak menggunakan lakban karena dapat meninggalkan bekas lem baru.

Alat-alat yang perlu diperlukan adalah selotip kertas dan kain bersih. Langkah pertama adalah tempelkan selotip pada bekas stiker. Pastikan menempel kuat, lalu lepaskan dengan cepat. Ulangi langkah tersebut hingga bekas stiker benar-benar hilang.

Langkah tambahan yang dapat dicoba adalah memanaskan bekas stiker terlebih dahulu hingga daya rekat stiker berkurang dan lebih mudah tertarik selotip.

Previous post
Pengguna Mobil Tua Berharap Pengurusan Surat Dipermudah
Next post
Awak Media Test Drive DFSK Glory 560, Libas Rute Jakarta-Sukabumi