Berita Mobil Sumber informasi

Permudah Perizinan, Pemerintah Dorong Peningkatan Ekspor Mobil

Pemerintah targetkan ekspor 300 ribu kendaraan tahun ini (Foto: Yongki/Carmudi)

Penulis: Yongki Sanjaya

Jakarta – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perindustrian menargetkan dapat mengekspor kendaraan utuh sebanyak 300 ribu unit sepanjang 2018. Untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam peningkatan ekspor mobil, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, meminta kepada segenap instansi untuk mempermudah perizinan.

“Pemerintah memiliki Online Single Submission (OSS), sehingga kecepatan perizinan sudah cepat. Di provinsi, kabupaten dan kota akan kita dorong agar perizinan ini begitu dengan kecepatan yang baik,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengapresiasi langkah Toyota yang melakukan ekspor kendaraan secara utuh. Sebagaimana diketahui, proses produksi kendaraan ini dilakukan di Indonesia dengan kandungan local component yang tinggi.

“Untuk produk-produk CBU memiliki local content antara 75-94% dan itu sangat tinggi. Diharapkan ekspor ini membuat industri lokal dapat bergerak naik. Saya sangat mengapresiasi ekspor Toyota yang diproduksi di Indonesia dan dikirm ke pasar Asia, Afrika, Amerika Latin, Timur Tengah, Eropa dan Australia,” lanjut Jokowi dalam sambutannya, Rabu (5/9).

Kementerian Perindustrian Dukung Kebijakan yang Permudah Ekspor Mobil

Dalam pidato sambutannya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengapresiasi capaian industri otomotif tanah air yang dapat mengekspor kendaraan hingga lebih dari 200 ribu unit. Pada kesempatan lainnya, ia mengungkapkan bila target peningkatan ekspor mobil secara utuh tahun ini mencapai 300 ribu unit.

“Keberhasilan ini juga ditandai dengan pencapaian target ekspor CBU untuk pertama kalinya tahun 2018 menembus angka 200 ribu unit/tahun atau senilai sekitar US$3 triliun. Sejak tahun 2015 hingga 2017, nilai investasi Toyota Group telah mencapai Rp20 triliun. Dengan investasi tersebut, PT TMMIN terus meningkatkan kapasitas produksinya dan sampai saat ini telah mencapai 250 ribu unit kendaraan,” jelasnya saat pidato.

Airlangga turut melaporkan kepada presiden perihal dampak positif dari peningkatan ekspor mobil dari Indonesia. Senada dengan apa yang disampaikan oleh Presiden Jokowi sebelumnya, ia pun berjanji akan mempermudah iklim investasi untuk meningkatkan kemampuan industri otomotif.

“Kementerian Perindustrian akan secara terus menerus mendorong agar tercipta penambahan investasi baru maupun perluasan, serta adopsi teknologi yang terkini. Diharapkan ini dapat menciptakan iklim usaha yang kondusif untuk merealisasikan target produksi 1,5 juta unit pada tahun 2020,” jelas Airlangga. (dna)

Wahyu Perdana Putera

Berkarir di sejumlah online media sejak 2012 sebagai jurnalis teknologi, sains dan otomotif, kini di Carmudi Indonesia sejak Juli 2015 untuk mengulas & mempublikasikan kabar otomotif terkini dari perspektif lain. Menggilai mobil retro era '80-90an, modifikasi & kultur balap jalanan Jepang serta hobi modifikasi dengan aliran oldschool brutal seperti Shakotan, Kyusha & Kaido Racer. Email: [email protected]
Follow Me:

Related Posts

/