Home » Berita » Meski Mobil ‘Legend’, Penjualan Toyota Corolla Altis Tidak Banyak

Meski Mobil ‘Legend’, Penjualan Toyota Corolla Altis Tidak Banyak

Toyota All New Corolla Altis 2019. (Foto: Carmudi/Santo)

Jakarta – Toyota Corolla bisa dikatakan bukan barang baru di Indonesia. Mobil sedan ini pertama kali melantai di pasar otomotif dunia tepatnya di Jepang pada 1966, kemudian masuk ke Indonesia 1972. Seiring berjalannya waktu Corolla mengalami transformasi, tidak hanya dari segi bentuk dan desain mobil saja, tapi juga penamaan. Toyota sudah beberapa kali melakukan pergantian atau penambahan nama depan dan belakang Corolla.

Saat hadir pertama kali sebutan untuk sedan menengah ini hanya Corolla, lalu pada generasi ke empat Toyota merubahnya menjadi nama Corolla DX. Pernah juga mengguakan nama Toyota Corolla Twincam, Toyota Great Corolla. Hingga akhirnya pada 2000 Toyota memutuskan untuk menambahkan nama Altis di depan Corolla. Nama Corolla Altis masih dipertahankan sampai sekarang.

Mengacu dari sejarah, tak heran jika Toyota Corolla disebut sebagai salah satu mobil legend di kancah otomotif Tanah Air. PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku Agen Pemegang Merek (APM) mobil Toyota di Indonesia mengklaim penjualan Corolla tidak terlalu besar. Wajar saja, mengingat pengemar sedan khususnya di dalam negeri tidak terlalu banyak hanya kalangan tertentu saja.

Salah satu faktornya adalah soal pajak. Mobil sedan yang dipasarkan di Indonesia dikenakan pajak Pajak Penjualan atas Barang Mewah sehingga harga jualnya jauh lebih mahal ketimbang mobil jenis lain seperti Sport Utility Vehicle (SUV) maupun Multi Purpose Vehicle (MPV).

“Toyota Corolla ini adalah mobil pertama yang Toyota perkenalkan di Indonesia dan total penjualannya sudah lebih dari 147 ribu unit sampai sekarang. Walaupun penjualan tidak banyak tapi tahun demi tahun bertambah terus,” ujar Marketing Director PT TAM, Anton Jimmi Suwandy di sela peluncuran All New Corolla Altis di Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Seiring dengan berbagai kemajuan teknologi dan kebutuhan pelanggan, Toyota Corolla terus mengalami penyesuaian tanpa meninggalkan DNA Corolla yang sudah terbentuk sejak generasi pertama. Adapun DNA yang sampai sekarang masih dipertahankan adalah kenyamanan untuk pengemudi maupun penumpang dan konsep elegan.

“Hari ini kami memperkenalkan Toyota Corolla yang baru (generasi ke-12) menggunakan platform baru Toyota New Global Architecture (TNGA) dan teknologi hybrid,” terang Anton.

Di Indonesia Tidak Ada Corolla Versi Hatchback

Toyota Corolla merupakan produk global yang dipasarkan di banyak negara. Tidak cuma sedan, Toyota juga menawarkan Corolla versi hatchbak tapi hanya di negara-negara tertentu saja seperti Amerika Serikat. Meski penggemar mobil hatchback di Indonesia cukup banyak, namun sampai saat ini pihak TAM belum memiliki rencana untuk mendatangkan Corolla hatchback.

Toyota Corolla Hatchback (Foto: Paultan)

“Sementara ini belum ada, kami masih fokus ke sedan. Karena Corolla di Indonesia masih fokus di segmen eksekutif ya. Jadi kami pada saat ini masih fokus yang ini (sedan) dulu. Kami enggak tahu ke depannya kalau ada permintaannya ya kami akan pelajarim,” tutup Anton.

Penulis: Santo

Editor: Lesmana

Bayar denda pajak mobil
Previous post
Ingin Beli Mobil atau Motor? Waspadai Soal Pajak Progresif
Sigra
Next post
Model Baru Segera Meluncur, Penjualan Daihatsu Sigra Masih Perkasa